11th Jeonju International Film Festival 2010
Festival, Penonton, Revolusi dan Bakat

Redaktur Rumah Film, Eric Sasono, diundang ke Jeonju, Korea Selatan, untuk menjadi juri di Jeonju International Film Festival (JIFF) yang diselenggarakan dari tanggal 29 April hingga 7 Mei 2010. Ia menurunkan beberapa tulisan dari festival ini, termasuk pengalamannya menonton film-film Korea Selatan yang dikompetisikan dalam festival tersebut.

Pengalaman berfestival di Jeonju ini cukup berkesan bagi Eric terutama karena programming festival film ini tergolong berani. JIFF berfokus pada film independen dan eksperimental. Mereka memberi tempat bagi film-film dengan kekisahan rumit dan menantang batas-batas sinema. Anehnya – atau karena itu – festival ini demikian ramai oleh penonton, dan kebanyakan dari mereka adalah kalangan muda. Silakan cerna fakta ini: jumlah penduduk kota Jeonju sekitar 630 ribu orang, dan selama JIFF berlangsung, jumlah tiket terjual lebih dari 50 ribu tiket!

Balibo: Melawan Sensor Melawan Lupa
Tahun 2009, kembali muncul main mata dengan laku represif lewat pelarangan film. Kali ini korbannya adalah Balibo, sebuah film thriller dari Australia yang menyentuh masa lalu gelap Indonesia. Pelarangan itu ternyata hanya berbuah semakin populernya film ini. Di Utan Kayu contohnya, wartawan dan masyarakat bahkan bisa menyaksikan film ini dengan gratis. Kontroversi tentang film Balibo dilaporkan dengan menarik oleh kontributor Rumah Film, Andy Budiman, Jurnalis TEMPO TV & Pengurus AJI Indonesia.

Jiffest 11 - 2009
Madani Film Festival: An Introduction

Since the first time JIFFest was held, Islamic-themed films have always had their places in our line-ups. Islam remains one of the widely discussed subjects around the world, and films about Islam that come from both Islam-dominated countries and non-dominated ones continue to draw interests among our audiences. This year, we are proud to introduce Madani Film Festival, a special film festival on films about Islam from around the world. The festival, co-organized by Rumah Film, is integrated as part of this year’s JIFFest programming selection. However, we plan to feature this as a separate festival next year, hoping that more audiences will discover different sides of Islamic lives worldwide.

Laporan dari Cannes ke-62 - 2009
Festival Film Cannes kali ini konon turut terimbas krisis ekonomi global. Benarkah? Yang jelas, kegairahan dunia sinema seperti tidak pernah surut. Akibatnya, Redaktur Rumah Film, Asmayani Kusrini, tetap harus berjumpalitan di Cannes, Perancis untuk melaporkan semua yang terjadi. Ikuti "petualangannya" hari demi hari.


awal | resensi | wawancara | artikel | esai | kabar terkini | filmsiana | agenda | hubungi kami | peta situs
Untuk saran dan kritik kirimkan ke kritiksaran@rumahfilm.org. Untuk sumbangan artikel, berita dan esai kirimkan ke redaksi@rumahfilm.org.
Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik
© 2007 rumahfilm.org