
![]() |
awal | resensi | wawancara | artikel | esai | kabar terkini | filmsiana | agenda | hubungi kami | peta situs |
![]() Jelangkung 3 Rumah produksi REXINEMA merilis lagi film horor setelah absen dari permistisan selama beberapa tahun. Executive Producer Erwin Arnada yang masih konsisten dengan goodwill-nya untuk memberi kesempatan kepada banyak bakat baru akhirnya memutuskan meng-honor Jelangkung untuk digarap oleh sutradara muda berbakat, Angga Dwimas Sasongko ('Foto Kotak dan Jendela'). Selain memberikan kesempatan kepada sutradaranya, lagi-lagi Rexinema juga menjajal kemampuan akting para pendatang baru. Mitha Griselda (sebagai Cris), Andrew R. Roxburgh (sebagai Yodi) dan M. Reza Pahlevi (sebagai Patra) pun dipercaya untuk menjadi pemeran utama dalam "Jelangkung 3". SAKSIKAN MEREKA DI 'JELANGKUNG 3', DI BIOSKOP MULAI 5 OKTOBER 2007 Sinopsis: Jelangkung 3 bukan kisah tentang cerita sebelum Jelangkung atau sesudah Tusuk Jelangkung. Ini adalah kisah sehari semalam ketakutan yang dialami oleh penonton film Jelangkung di tahun 2001. Berdasarkan mitos nyata yang ada di masyarakat. Penonton itu bernama Yodi (Andrew Roxburgh) yang nekat duduk pada salah satu bangku di baris kosong. Konon sebaris bangku kosong itu khusus tumbal film Jelangkung. Siapa yang duduk akan dikejar tumbal. Dia tak memedulikan larangan dua sahabatnya: Patra (Reza Pahlevi) dan Cris (Griselda Mitha), cerita-cerita yang didengarnya di radio dan obrolan pengantri lain. Lalu Yodi pun duduk dengan tenang menonton film horror itu. Tapi ketenangannya tak bertahan lama. Setan anak kecil di film Jelangkung itu menganggu hidupnya. Sebelum bulan purnama turun, Yodi harus berusaha minta maaf kepada tumbal Jelangkung itu. Malam itu, Yodi berkejaran dengan waktu di malam Jakarta sepi. Sekaligus mengembalikan kepercayaan Patra dan Cris kalau kali ini dia tak berbohong agar mereka berdua mau membantunya.
Nataya |
|
awal | resensi | wawancara | artikel | esai | kabar terkini | filmsiana | agenda | hubungi kami | peta situs Untuk saran dan kritik kirimkan ke kritiksaran@rumahfilm.org. Untuk sumbangan artikel, berita dan esai kirimkan ke redaksi@rumahfilm.org. Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik © 2007 rumahfilm.org |